RASAMEMAKSAMENGETAHUI: Hutan Belantara dipenuhi dengan penghuninya

Sunday, July 4, 2010

Hutan Belantara dipenuhi dengan penghuninya


Hutan Belantara dipenuhi dengan penghuninya ada pokok pokok dan pohon pohon berbagai jenis, ada binatang binatang yang bermacam bentuk dan ragam, ada juga sungai yang mengalir, gua yang berbagai bentuk dan rupa. Itulah ciptaan Allah yang Maha Esa, Maha Perkasa dan Maha Mengetahui apa yangdiciptakan pasti ada tersirat dan tersurat disebalik ciptaannya


Disana ada juga penghuninya manusia yang dipanggil orang asli. Ada juga penceroboh, manusia manfaatkan apa yang bisa didapati dihutan belantara itu. Ada juga yang melakukan perbuatan yang tak bermoral untuk mencapai maksudnya. Berani melakukan apa saja utk kepentingannya.

Yok kita jengok kehidupan hutan Rimba = Pokok pokok dan pohon pohonnya yang tumbuk dengan sendirinya. Pokok dan pohon ini tidak memerlukan bantuan manusia tetapi ia hanya memerlukan bantu Allah yang Maha Esa. Ia tumbuh dengan sendirinya. Hujan yang membasahi bumi menyiram pokok pokok dan pohon. Tumbuhnya dengan segar dan hujan adalah minumannya kurnia dari Allah Maha Esa. Pembiakkannya, bertambahnya ia dari satu species kesatu species, adalah dengan kurniaan Allah, Allah memerintahkan angin meniup benihnya, binatang binatang dan banyak hal hal yang samada kita bisa fikirkan atau tak terfikir langsung dibenak otak kita. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang diinginkan pada pokok dan pohon itu…..bersambung…. … ilham dan jari jemari nak tulis ….tapi..dah penat..







Rasa susah adalah tersempitnya hati karena kehilangan sesuatu yang kita cintai, atau rasa takut terhadap datangnya hal-hal yang kita benci yang menimbulkan rasa gelisah. Seluruh ketakutan dan kekuwatiran bahkan kegelisahan itu jika menumbuhkan kebangkitan diri menuju Allah berarti memiliki perkara yang postif dan baik. Sebaliknya jika tidak, bahkan menikmati kegelisahan dan keputus asaan, dan merubah penghidupan kita berubah buruk, karena terpedaya oleh tipudaya nafsunya itu sendiri.

Ramai orang yang mengalami krisis kejiwaan membuat dirinya tertimpa kemalasan, stress, dan lain lain lagi adalah terperangkap dengan alasan oleh nafsunya sendiri. kegelisahan itu bisa menimbulkan putus asa karena merasa apa yang muncul itu dari dirinya.
Abu Sulaiman ad-Darany mengatakan, "Tangis itu bukanlah airmata yang meleleh, tetapi tangis sesungguhnya adalah meninggalkan dan melupakan perkara yang ditangisi."
Renungilah sejenak, cari punya permasaalahan itu mulai dari permulaannya (find the roots) dan fikirkanlah kembali apakah permasaalahan itu. Adakah ia bernilai atau merugikan dan melalaikan?????

Berarti seseorang harus tetap menjaga semangat dan stamina bangkit kepada Allah Ta'ala. Menyerahkan diri kepada Allah secara total dan bertawakal dan berusaha mencari yang terbaik dengan bimbingan dan petunjjuk dari Allah.

Banyak sekali permintaan, permohonan, dan tuntutan kita yang kita ajukan kepada Allah Ta'ala. Tetapi kita sering lupa, tuntutan apakah yang terbaik dari sejuta tuntutan itu?

Manusia banyak diberi peluang untuk memohon apapun, yang bermanfaat bagi dunia akhirat. Allah memberi kita pilihan samada membuat yang terbaik atau sebaliknya, walaupun Allah mengetahui keputusan yang kita ambil. Sesungguhnya Allah itu Maha Pengampun dan Maha Pemberi. So apabila membuat sesuatu pilihan dan keputusan jangan ikut nafsu......
Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...